News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ramadan 2026

Rahasia Manfaat Puasa bagi Diabetes: Dari Insulin Lebih Sensitif hingga Lemak Visceral Turun

Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Eko Sutriyanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PUASA UNTUK DIABETESI - Banyak orang hanya fokus pada risiko puasa bagi diabetesi. Padahal, jika dijalankan dengan pola yang tepat dan di bawah pantauan dokter, puasa justru bisa memberi manfaat metabolik yang signifikan

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Banyak orang hanya fokus pada risiko puasa bagi diabetesi.

Padahal, jika dijalankan dengan pola yang tepat dan di bawah pantauan dokter, puasa justru bisa memberi manfaat metabolik yang signifikan. 

Momen ini bahkan bisa menjadi titik balik untuk perubahan gaya hidup.

“Kabar baiknya, jika dilakukan dengan tepat dan berdasarkan pantauan dokter, puasa bisa menjadi momen reset untuk tubuh,” ungkap Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Endokrin, Metabolik, dan Diabetes Eka Hospital BSD, Prof. dr. Hari Hendarto, Sp.P.D, Subsp. E.M.D. (K), Ph.D, MARS, Rabu (4/3/2026).

Reset ini bukan sekadar istilah populer, tetapi berkaitan langsung dengan sistem hormonal dan metabolisme tubuh.

Baca juga: Syarat Wajib Puasa Ramadan, Lengkap dengan Rukun dan Hal yang Membatalkan

1. Sensitivitas Insulin Meningkat

Puasa dengan pola makan terkontrol membuat sel tubuh lebih peka terhadap insulin.

Artinya, gula darah lebih mudah dikelola. Bagi pasien diabetes tipe 2, peningkatan sensitivitas insulin sangat penting karena inti masalahnya adalah resistensi insulin.

2. Lemak Visceral Berkurang

Puasa yang disertai pola makan sehat membantu menurunkan berat badan secara bertahap.

Penurunan ini berdampak pada berkurangnya lemak visceral, yaitu lemak yang menumpuk di sekitar organ dalam dan menjadi pemicu gangguan metabolik.

Kontrol berat badan yang lebih baik berarti tekanan metabolik pada tubuh juga berkurang.

3. HbA1c Bisa Membaik

HbA1c mencerminkan rata-rata kadar gula darah selama tiga bulan terakhir.

Dengan pola makan yang terjaga saat sahur dan berbuka, puasa dapat membantu memperbaiki angka ini secara bertahap. Ini menjadi kabar baik bagi pasien yang selama ini kesulitan menjaga stabilitas gula darah harian.

4. Risiko Penyakit Jantung Menurun

Puasa membantu menurunkan tekanan darah dan memperbaiki profil kolesterol.

Dampaknya, risiko komplikasi kardiovaskular pada diabetesi bisa berkurang. Manfaat ini penting karena komplikasi jantung merupakan salah satu risiko serius pada pasien diabetes.

 
Kunci Manfaat: Pola Makan dan Mindful Saat Berbuka
Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini