TRIBUNNEWS.COM - Iktikaf menjadi momen yang sangat dinanti-nanti oleh umat muslim pada bulan Ramadan.
Beriktikaf merupakan salah satu amalan sunnah yang dianjurkan terutama pada sepuluh malam terakhir Ramadhan.
Mengutip dari baznas.go.id, iktikaf atau iktikaf berarti berdiam diri di masjid dengan niat beribadah kepada Allah SWT.
Ibadah ini bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah dan memfokuskan hati pada ibadah.
Rasulullah SAW rutin melakukan iktikaf pada sepuluh hari terakhir Ramadhan.
Namun iktikaf bisa dilakukan kapan saja di masjid dengan niat ibadah.
Baca juga: Iktikaf Tidak Harus Full 10 Hari Terakhir Ramadan, Ini Kata Muhammadiyah
Hal-hal yang dapat Dilakukan saat Iktikaf
- Memperbanyak Ibadah
Umat muslim dianjurkan untuk memperbanyak melakukan amal ibadah. - Membaca Al-Qur'an
Umat Islam dapat memperbanyak membaca Al Quran saat sedang iktikaf. - Melakukan shalat sunnah
Saat melaksanakan iktikaf, dianjurkan untuk melaksanakan shalat sunnah. - Berdzikir dan berdoa
Beriktikaf juga bisa diisi dengan memperbanyak berdzikir dan berdoa. - Mendengarkan kajian keislaman
Iktikaf juga bisa diisi dengan mendengarkan kajian keislaman. - Muhasabah atau introspeksi diri
Beriktikaf juga bisa dilakukan dengan muhasabah atau introspeksi diri. - Menjaga Lisan dan Perilaku
Menjaga lisan dan perilaku merupakan hal yang bisa dilakukan saat sedang iktikaf.
Baca juga: Tata Cara Membayar Zakat Fitrah, Lengkap dengan Syarat dan Bacaan Niat
Tata Cara Iktikaf di Masjid
- Persiapan tempat (Masjid yang cocok untuk iktikaf)
- Membaca niat beriktikaf
Niat beriktikaf
Nawaitul itikaafa fi haadzal masjidi lillaahi ta aalaa.
Artinya:
"Saya berniat iktikaf di masjid ini karena Allah SWT."
- Membaca doa iktikaf apabila beriktikaf di 10 malam terakhir Ramada
Doa saat iktikaf
Allahumma innaka afuwwun tuhibbul afwa fafu anni.
Artinya:
"Ya Allah! Sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf lagi menyukai pemaafan, karena itu maafkanlah aku." - Berpuasa lebih diutamakan
- Mabit atau menginap di masjid dalam beberapa hari
- Tidak keluar dari masjid kecuali ada hajat tertentu
- Tidak mengobrol
- Melakukan amalan-amalan sunnah seperti shalat sunnah tahiyatul masjid, shalat sunnah rawatib, shalat sunnah dhuha maupun tahajud.-
- Membaca Al-Quran dan memahaminya.
- Berdzikir dan berdoa.
- Membaca buku-buku ilmu agama Islam
Baca juga: 2 Amalan Utama untuk Menggapai Malam Lailatul Qadar di Bulan Ramadan
Syarat Melakukan Iktikaf
- Melaksanakan iktikaf di masjid
- Merupakan umat muslim
- Membaca niat atau berniat untuk iktikaf
- Bersih dari Hadast besar dan kecil
Baca juga: Iktikaf Tidak Harus Full 10 Hari Terakhir Ramadan, Ini Kata Muhammadiyah
Amalan Sunnah yang Dianjurkan saat Iktikaf
- Shalat
Shalat adalah ibadah yang pasti akan dikerjakan saat beriktikaf, kamu bisa mendirikan shalat wajib dan sunnah secara berjamaah maupun sendiri. - Tilawah Al-Quran
Membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Quran adalah salah satu amalan yang dilaksanakan saat iktikaf. - Dzikir dan Doa
Dzikir sekaligus memanjatkan doa adalah salah satu amalan yang dilakukan saat iktikaf. Bertasbih, bertahmid, tahlil, dan istighfar, bisa dilafalkan saat kita berdiam diri di masjid. - Membaca Sholawat
Sholawat adalah salah satu sebab diturunkannya rahmat Allah tak terkecuali saat bulan Ramadhan.
Salah satu tujuan utama dari tata cara iktikaf adalah membantu seorang muslim memusatkan perhatian pada ibadah.
Oleh karena itu, selama iktikaf sebaiknya mengurangi aktivitas yang berkaitan dengan urusan dunia.
Dengan fokus pada ibadah, iktikaf akan memberikan ketenangan batin dan meningkatkan kedekatan seorang hamba dengan Allah SWT.
(Tribunnews.com/Oktavia WW)
Baca tanpa iklan