TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah menetapkan awal Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.
Penetapan ini menjadi pedoman bagi umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa serta berbagai amalan sunnah selama bulan suci Ramadhan, termasuk sholat tarawih yang dikerjakan setiap malam.
Berdasarkan perhitungan kalender hijriah, malam ke-19 Ramadhan 1447 H jatuh pada Minggu malam, 8 Maret 2026, atau malam menjelang tanggal 19 Ramadhan.
Pada malam tersebut, umat Islam tetap dianjurkan untuk melaksanakan sholat tarawih sebagaimana malam-malam sebelumnya selama Ramadhan.
Sholat tarawih menjadi salah satu ibadah sunnah yang memiliki keutamaan besar bagi umat Islam.
Dalam sejumlah literatur keislaman klasik, terdapat penjelasan mengenai fadhilah atau keutamaan sholat tarawih pada setiap malam Ramadhan.
Salah satu kitab yang sering dijadikan rujukan adalah Durratun Nasihin.
Kitab tersebut memuat berbagai penjelasan mengenai keutamaan sholat tarawih dari malam pertama hingga malam ke-30 selama Ramadhan.
Meski demikian, para ulama menjelaskan bahwa keterangan dalam kitab tersebut tidak seluruhnya berasal dari hadits yang kuat.
Karena itu, isi penjelasan tersebut lebih tepat dipahami sebagai motivasi bagi umat Islam agar semakin semangat dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadhan.
Adapun fadhilah sholat tarawih pada malam ke-19 Ramadhan sebagaimana disebutkan dalam kitab tersebut adalah sebagai berikut:
Malam ke-19: Allah akan mengangkat derajat orang yang melaksanakan sholat tarawih di dalam surga.
Baca juga: Fadhilah Tarawih Malam 1-30 Ramadan, Ini Keutamaannya
Berikut merupakan keutamaan Shalat Tarawih malam 1 sampai dengan malam 30 yang terdapat dalam Kitab Durratun Nasihin:
Malam 1: Pada malam pertama, dosa orang mukmin (yang melakukan tarawih) akan keluar seperti ketika ibunya melahirkan ia ke dunia.
Malam 2: Pada malam kedua, orang yang sholat tarawih akan diampuni dosanya serta dosa kedua orang tuanya jika keduanya mukmin.
Baca tanpa iklan