News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ramadan 2026

Ingin Diet Saat Puasa? Ini Komposisi Menu Sahur yang Tepat Agar Berat Badan Tidak Naik

Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Eko Sutriyanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

MAKANAN SAHUR - Banyak orang memanfaatkan bulan Ramadan untuk menjalani pola hidup lebih sehat, termasuk menurunkan berat badan namun tanpa pengaturan menu sahur yang tepat, niat diet justru bisa berujung pada kenaikan berat badan. Dokter Medical Center Kompas Gramedia sekaligus Health Management Specialist Corporate HR, dr. Santi, menjelaskan bahwa kunci sahur sehat sebenarnya terletak pada komposisi makanan di dalam satu piring.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Banyak orang memanfaatkan bulan Ramadan untuk menjalani pola hidup lebih sehat, termasuk menurunkan berat badan. 

Namun, tanpa pengaturan menu sahur yang tepat, niat diet justru bisa berujung pada kenaikan berat badan.

Dokter Medical Center Kompas Gramedia sekaligus Health Management Specialist Corporate HR, dr. Santi, menjelaskan bahwa kunci sahur sehat sebenarnya terletak pada komposisi makanan di dalam satu piring.

Menurutnya, pola makan seimbang sangat penting agar tubuh tetap mendapatkan energi selama puasa tanpa menyebabkan lonjakan gula darah atau kenaikan berat badan.

“Segala sesuatu yang baik kalau berlebihan juga tidak baik,"ungkapnya pada kanal YouTube Sonora FM dikutip, Minggu (8/3/2026). 

Ia menjelaskan bahwa konsumsi karbohidrat berlebihan tidak hanya berdampak pada orang yang sedang diet, tetapi juga pada siapa saja, termasuk mereka yang berusia di atas 50 tahun.

Baca juga: 4 Menu Satset untuk Sahur, Takjil, hingga Berbuka Puasa

Cara Membagi Piring Makan Saat Sahur

Agar asupan makanan tetap seimbang, dr. Santi menyarankan agar masyarakat mengikuti pembagian komposisi makanan dalam satu piring.

Prinsipnya sederhana, piring dibagi menjadi dua bagian besar, yaitu sisi kiri dan sisi kanan.

Bagian kiri piring berisi sumber energi, sedangkan bagian kanan diisi dengan sayur dan buah.

Kemudian setengah bagian kiri piring dibagi lagi menjadi dua bagian, yaitu dua pertiga karbohidrat dan sepertiga protein.

Sementara setengah bagian kanan piring terdiri dari dua pertiga sayur dan sepertiga buah.

Dengan komposisi ini, tubuh tetap mendapatkan energi yang cukup untuk beraktivitas selama puasa tanpa berlebihan.

Namun, jika seseorang mengonsumsi karbohidrat terlalu banyak, dampaknya bisa cukup besar bagi kesehatan.

“Kalau masing komposisinya mengikuti itu masih oke. Tapi kalau berlebih-lebihan maka resikonya nanti gula darahnya bisa naik. Berat badannya bisa naik. Triglyceridnya bisa naik,"kata dr Santi.

Risiko Penyakit Jika Berat Badan Naik
Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini