Tentukan target membaca yang masuk akal agar tidak cepat lelah. Misalnya:
- 1 juz per hari
- 10 halaman per hari
- 5 halaman setelah setiap salat
Konsistensi lebih penting daripada jumlah besar yang sulit dicapai.
3. Tentukan Waktu Khusus untuk Tadarus
Jadikan membaca Al-Qur’an sebagai rutinitas harian, misalnya:
- Setelah salat Subuh atau Maghrib
- Setelah Tarawih
- Sebelum tidur
Dengan menjadikan membaca Al-Qur’an sebagai rutinitas harian, kegiatan ini akan lebih mudah dijaga konsistensinya.
Baca juga: Waktu yang Tepat untuk Iktikaf di Bulan Ramadhan, Tidak Ada Batasan Khusus, Simak Keutamaan Iktikaf
4. Baca Sedikit Tapi Rutin
Lebih baik membaca sedikit setiap hari daripada banyak sekaligus tapi jarang. Rasulullah SAW bersabda:
“Amalan yang paling dicintai Allah adalah yang dilakukan terus-menerus walaupun sedikit.” (HR. Bukhari & Muslim)
5. Bergabung dengan Kelompok Tadarus
Lingkungan yang mendukung bisa menjaga semangat membaca. Ikut tadarus di masjid, mushola, majelis taklim, atau komunitas online akan membuat kita merasa bertanggung jawab untuk terus membaca.
6. Gunakan Mushaf atau Aplikasi Al-Qur’an
Di era digital, membaca Al-Qur’an menjadi semakin mudah. Membaca Al-Qur’an lewat aplikasi memudahkan: bisa kapan saja, ada pengingat, serta terjemahan dan tafsir. Namun, tetap dianjurkan sesekali membaca langsung dari mushaf untuk khusyuk.
7. Pahami Makna Ayat yang Dibaca
Tadarus bukan sekadar membaca huruf, tapi memahami isi Al-Qur’an. Membaca terjemahan atau tafsir membantu:
- Lebih menikmati bacaan
- Mudah mengambil pelajaran
- Termotivasi untuk rutin membaca
Allah SWT berfirman:
“Ini adalah Kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh berkah agar mereka mentadabburi ayat-ayatnya.” (QS. Shad: 29)
8. Berdoa agar Dimudahkan
Memohon pertolongan Allah SWT akan mempermudah membaca dan memahami Al-Qur’an. Doa juga menegaskan bahwa kita membutuhkan bantuan Allah dalam menjalankan ibadah.
(Tribunnews.com/Latifah)
Baca tanpa iklan