Ringkasan Berita:
- Doa Ramadan hari ke-27 yaitu memohon kepada Allah SWT agar diberkahi dengan malam Lailatul Qadar, ampunan, dan bimbingan menjadi orang shaleh.
- Keutamaan puasa hari ke-27 Ramadan yaitu mendapat pahala seperti menolong setiap mukmin dan mukminah.
- Keutamaan sholat tarawih pada malam ke-28 Ramadan adalah Allah mengangkat derajat baginya di surga.
TRIBUNNEWS.COM - Hari Selasa, 17 Maret 2026 merupakan hari ke-27 pada bulan Ramadan 1447 Hijriah sejak pemerintah menetapkan awal puasa jatuh pada Kamis (19/2/2026).
Kementerian Agama mengajak Muslim untuk konsisten meningkatkan ibadah pada sepuluh hari terakhir Ramadan untuk meraih lailatul qadar, malam kemuliaan yang lebih baik dari seribu bulan.
Doa Ramadan hari ke-27 berisi doa agar Allah SWT memberkahi hamba-Nya dengan mendapatkan Lailatul Qadar.
Selain itu, agar Allah SWT mengubah arah hidup hamba-Nya dari yang susah menjadi mudah, serta menerima segala permohonan maaf atas dosa-dosa.
Dikutip dari publikasi Kementerian Agama, berikut doa Ramadan hari ke-27 yang dapat diamalkan sebagai doa baik.
Doa Ramadan Hari ke-27
اللَّهُمَّ ارْزُقْنِي فِيهِ فَضْلَ لَيْلَةِ الْقَدْرِ، وَصَيِّرْ أُمُورِي فِيهِ مِنَ الْعُسْرِ إِلَى الْيُسْرِ، وَاقْبَلْ مَعَاذِيرِي، وَحُطَّ عَنِّيَ الذَّنْبَ وَالْوِزْرَ، يَا رَؤُوفًا بِعِبَادِهِ الصَّالِحِينَ
Allahummarzuqni fihi fadhia laylatil qadri wa shayyir umûri fihi minal 'usri ilal yusri waqbal ma'adziri wa huththa anniyadz dzanba wal wizra yö ra üfan bribadihish shalihin
Artinya: "Ya Allah, berkahilah aku di bulan ini dengan mendapatkan lailatul qadar. Ubah arah hidupku dari hidup yang susah menjadi mudah. Terimalah segala permohonan maafku dan hapuskan dosa dosa dan kesalahanku. Wahai Yang Maha Penyayang terhadap hamba-Nya yang saleh."
Baca juga: Doa Itikaf Bulan Ramadan, Berdiam Diri di Masjid untuk Beribadah
Fadhilah Puasa Ramadan Hari ke-27
Dalam Kitab Fadhâil Al-Asyhur Ats-Tsalâtsah, disebutkan keutamaan bagi orang yang berpuasa pada hari ke-27 Ramadan.
"Orang yang berpuasa pada hari itu akan diberikan pahala seperti pahala menolong setiap mukmin dan mukminah," dalam kitab tersebut.
Kitab Fadhâil Al-Asyhur Ats-Tsalâtsah ditulis oleh ulama besar Syeikh Muhammad bin Ali bin Husein bin Musa bin Babawayh Al-Qumi.
Kitab tersebut telah di “Tahqiq”, artinya sudah diteliti, disunting, dan diverifikasi oleh seorang peneliti atau ulama sehingga teksnya lebih akurat dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
Fadhilah Sholat Tarawih Malam ke-28
Pada Selasa malam merupakan malam ke-28 Ramadan.
Dalam Kitab Durratun Nashihin, karya Syekh Utsman bin Hasan al-Khaubawi, disebutkan keutamaan sholat tarawih pada malam ke-28 Ramadan.
Keutamaan sholat tarawih pada malam yang ke-28 Ramadan, Allah mengangkat 1.000 derajat baginya di dalam surga.
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
Baca tanpa iklan