TRIBUNNEWS.COM - Hari Raya Idul Fitri merupakan momen kemenangan bagi umat Islam setelah menjalani ibadah puasa selama bulan Ramadan.
Namun, tak jarang perayaan hari raya ini lebih banyak diwarnai oleh tradisi sosial dibandingkan dengan tuntunan syariat.
Untuk itu, penting bagi kita meneladani bagaimana Nabi Muhammad SAW merayakan Idul Fitri agar setiap perayaan menjadi penuh berkah.
Dengan meneladani sunnah-sunnah Rasulullah SAW, perayaan Idul Fitri tak hanya menjadi tradisi lahiriah, tetapi juga sarana spiritual untuk memperkuat iman, menghidupkan hati, dan meraih keberkahan dari Allah SWT.
H. M. Sukron Farda, S.Ag., M.Ag dalam tayangan Tanya Ustaz Tribunnews, menjelaskan tentang bagaimana cara Nabi Muhammad SAW merayakan Idul Fitri.
"Apabila kita sudah tahu bagaimana cara Rasulullah merayakan Idul Fitri, setidaknya kita bisa menirunya, sehingga kita bisa mendapatkan keberkahan dari hari raya Idul Fitri," ujar beliau dalam tayangan YouTube Tribunnews program Tanya Ustaz.
Cara Rasulullah SAW Merayakan Idul Fitri
1. Memperbanyak Takbir Sejak Malam Idul Fitri
Salah satu amalan utama yang dilakukan Rasulullah SAW adalah memperbanyak takbir.
Takbir ini dimulai sejak setelah Magrib pada malam terakhir Ramadan hingga pagi bahkan menjelang siang hari Idul Fitri.
Takbir menjadi bentuk pengagungan kepada Allah SWT atas nikmat yang telah diberikan, sekaligus ungkapan rasa syukur atas kesempatan menyelesaikan ibadah puasa.
Baca juga: Kemenag Rilis Panduan Ibadah saat Idulfitri 1447 H, Tekankan Toleransi dan Layanan Pemudik
"Di hari pertama Idul Fitri itu Rasulullah selalu membaca takbir berulang-ulang," ungkapnya.
2. Menghidupkan Malam Idul Fitri dengan Ibadah
Bagi yang jarang melaksanakan salat malam, malam Idul Fitri adalah kesempatan yang sangat dianjurkan untuk beribadah, meskipun hanya dua rakaat.
"Kalau Anda termasuk bagian dari orang-orang yang malas salat malam, setidaknya ketika malam hari raya Idul Fitri sempatkan untuk bisa salat malam dua rakaat karena manfaatnya yang luar biasa," ujar Sukron Farda.
Rasulullah SAW bersabda bahwa, "Siapa yang menghidupkan malam Idul Fitri dan Idul Adha dengan ibadah, maka hatinya akan terjaga dari kematian (kerasnya hati)."
Ibadah ini memiliki dampak besar dalam menjaga keimanan sepanjang tahun, menjadikan hati lebih hidup dan bercahaya.
Baca tanpa iklan