News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Melihat Jejak Sejarah Belitong di Parang Badau

Editor: Hendra Gunawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Parang Badau di bengkel Sudirun Dusun Badau I, Desa Badau, Kecamatan Badau, Kabupaten Belitung, Minggu (28/10/2012) siang.

Untuk memperkuat pernyataan itu, Stapel melampirkan sejumlah kutipan yang diambil dari buku register harian dari Batavia. Di antaranya disebutkan hubungan dagang antara Batavia dan Belitung dari 1640-1665.

Dalam kurun waktu tersebut, Belitung atau Belitong tercatat pernah mengirimkan sebuah tongkang bersama 21 awak dengan membawa 10.000 muatan yang berisi kapak dan parang. Selanjutnya Mei 1661 dikirim lagi 10.000 buah kapak dan 50 pikul damar, Mei 1665 dikirim 1900 pahat dan 100 buah parang, 5 pikul damar, dan 60 tikar. Pada November 1665, seorang penduduk Belitung membawa  2000 buah kapal ke Batavia.

Sudirun mengaku tak mengetahui mengenai sejarah tersebut. Setahunya di era 70-an sejumlah pengumpul dari Toboali, Bangka Selatan sudah membuka hubungan perdagangan dengan bengkel parang dan besi di Badau.

Terpisah, Pemerhati Budaya Bangka Ichsan Mokoginta mengatakan, Parang Badau dikenal masyarakat Bangka dengan sebutan Parang Belitung. Oleh masyarakat di sana Parang Belitung diyakini menyimpan nilai mistis.

"Kalau di Bangka namanya Parang Belitung. Proses penempaannya mengandung nilai mistis. Bahkan bagi pencari lebah (Lebah Sunggau) parang ini memiliki tuah jika di badan parang ditemukan gurah tertentu," ungkap Ichan kepada bangkapos.com, Minggu (28/10/2012) pagi.

Sementara Pemerhati Budaya Belitong Fithrorozi menyakini Parang Badau menjadi jejak dari catatan sejarah perdagangan parang yang ditulis dalam buku Stapel. Catatan itu sekaligus menunjukkan bahwa Belitung sudah mengenal metalurgi yakni ilmu tentang pengerjaan logam secara kimiawi dan secara mekanis sehingga dari bijih kemudian diperoleh logam yang berguna.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini