Laporan Wartawan Tribunnews.com/ Hendy Kurniawan
TRIBUNNEWS .COM, SLEMAN - Puluhan rumah di desa Purwomartani Kalasan Sleman, porak poranda diterjang angin puting beliung yang berputar layaknya 'Tornado', Jumat (7/12/2012) sekitar pukul 14.30.WIB
Tercatat, tiga dusun yang paling parah menderita kerusakan terparah adalah Sambiroto, Bromonilan dan Kadisoka. Satu rumah warga milik Fuadilah (54), warga Dusun Kadisoka, rata dengan tanah akibat terjangan angin.
"Angin datang dari utara ke selatan, muter tinggi dan suaranya kenceng seperti gunung Merapi mau meletus. Setelah saya pulang rumah sudah ambruk," kata Fuad, ketika ditemui di rumahnya.
Sang istri, Jamilah (50), yang sedang berada di rumah saat kejadian, menuturkan jika angin berputar sekitar 20 menit. Barulah kemudian meluluhlantakkan rumah yang ditinggali selama lima tahun.
"Saya tadi sedang Shalat lalu dikabari cucu saya kalo ada angin. Kemudian saya keluar di rumah tetangga pegangan tiang. Tahu-tahu rumah sudah hancur. Alhamdulillah tidak ada korban, kalau harta bisa dicari," ucap Jamilah.
Dari pantauan Tribun Jogja, selain puluhan rumah rusak dengan skala ringan maupun berat, ratusan pohon pun tumbang menghalangi jalan.
Petugas SAR DIY dan relawan Taruna Siaga Bencana membersihkan robohan pohon di sekitar lokasi kejadian
Baca tanpa iklan