News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Usai Dapat Arisan, Wahid Tewas Bersimbah Darah

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Mayat

Laporan dariSri Wahyunik wartawan surya

TRIBUNNEWS.COM,JEMBER - Seorang pemilik warung pracangan di Desa Suka Makmur, Kecamatan Ajung, Jember bernama Abdul Wahid (55) ditemukan tewas, bersimbah darah di rumahnya, Selasa (18/12) pagi.

Kondisi korban sangat mengenaskan dan pertama kali diketahui cucu keponakan yang masih berumur 9 tahun, yang kala itu tidur di rumahnya.

Dari informasi yang dihimpun Surya (tribunnews group), pagi sekitar pukul 05.00 WIb, seorang tetangga Wahid mengetok warungnya hendak berbelanja. Karena tidak segera membuka pintu, sang cuculah yang menemui si calon pembeli. Ia kemudian menengok sang kakek di dalam kamarnya.

Bocah laki-laki itu tersentak kaget ketika mengetahui Wahid berlumuran darah. AKhirnya ia memberitahu si pembeli tersebut. Pembeli itu kemudian memberitahu tetangganya yang lain dan melaporkan kasus itu ke
polisi.

Polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi menduga Wahid tewas karena dipukul dengan benda tumpul. Polisi menemukan sebuah pipa pompa air di dalam kamar itu yang berlumuran darah. Wahid menderita luka parah di kepala bagian belakang.

Saat ditemukan, kondisinya tengkurap. Warga menyebut ia ditemukan dalam kondisi telanjang. Belum diketahui apakah ia menjadi korban perampokan atau tidak. Pasalnya, menurut salah satu warga setempat, Yasin, Wahid baru mendapatkan arisan sebesar Rp 10 juta.

Akan tetapi polisi tidak menemukan indikasi perampokan tersebut. Sebab tidak ada barang berharga yang raib dari rumah tersebut.

"Pelaku sepertinya masuk ke rumah juga melalui pintu karena tidak ada yang rusak di rumah itu, baik jendela atau pintu. Juga tidak ada barang berharga yang hilang," ujar Kasatreskrim Polres Jember AKP Makung Ismoyojati.

Pelaku diduga kuat mengenal korban. ia ditengarai masuk rumah itu melalui pintu dan memang dipersilahkan masuk oleh sang pemilik rumah. Namun setelah Wahid tewas, pintu rumah tersebut terkunci dari luar.

Polisi menduga yang mengunci pintu itu adalah sang pelaku.

Makung menambahkan, pihaknya belum mengantongi identitas pelaku karena masih menyelidiki kasus tersebut.

"Kami masih menyelidiki kasus tersebut," pungkas Makung.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini