News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Sosok Brigadir Arya Supena, Intel yang Tewas Ditembak Maling Motor di Bandar Lampung

Penulis: Nanda Lusiana Saputri
Editor: Salma Fenty
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

POLISI DITEMBAK MALING Brigadir Arya Supena semasa hidup. Brigadir Arya tewas ditembak pelaku curanmor di Bandar Lampung setelah dinas atau piket.

TRIBUNNEWS.COM - Polisi memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas dan keamanan suatu negara. 

Dalam perspektif nasional, tugas polisi tidak hanya sebatas menindak pelaku kejahatan, tetapi juga menjaga ketertiban masyarakat, melindungi hak warga negara, serta mendukung pembangunan nasional. 

Keberadaan institusi kepolisian menjadi salah satu pilar utama dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang aman, damai, dan tertib.

Tak jarang dalam menjalankan tugasnya, polisi harus bertaruh nyawa.

Seperti yang dialami Brigadir Arya Supena (32), anggota kepolisian Polda Lampung.

Ia tewas setelah menegur maling motor. Brigadir Arya ditembak dari jarak dekat oleh pelaku.

Peristiwa itu terjadi di Kecamatan Labuhan Ratu, Bandar Lampung, Sabtu (9/5/2026).

Brigadir Arya Supena merupakan anggota Intel Keamanan Negara (Kamneg) Polda Lampung.

Intel adalah satuan fungsi kepolisian yang bertugas sebagai 'mata dan telinga' kepolisian.

Tugasnya mengumpulkan, mengolah, dan menyakijak informasi untuk mendeteksi dini ancaman keamanan.

Mereka sering bekerja tanpa seragam (penyamaran) untuk melakukan penyelidikan, pengamanan, dan penggalangan guna menjaga stabilitas.

Baca juga: Anggota Intel Polda Lampung Tewas usai Tegur Maling Motor, Ditembak dari Jarak Dekat

Saat kejadian tragis merenggut nyawa Brigadir Arya, ia tak mengenakan seragam polisi, melainkan pakaian preman lantaran ia seorang intel.

Pangkat Brigadir yang disandang Brigadir Arya adalah pangkat dalam kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang tergolong dalam tingkat Bintara.

Pangkat ini berada di atas Brigadir Polisi Satu (Briptu) dan di bawah Brigadir Polisi Kepala (Bripka).

Tanda pangkatnya tiga balok panah perak.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini