Laporan Wartawan Tribun Jateng Galih Priatmojo
TRIBUNNEWS.COM, KARANGANYAR - Seorang pria paruh baya, ditemukan tewas di bawah lereng Gunung Lawu, tepatnya di pos 2-3 atau pos bayangan jalur pendakian Cemoro Kandang, Tawangmangu.
SeorangĀ relawan Anak Gunung Lawu (AGL), Bibit, memperkirakan butuh waktu dua sampai tiga jam untuk mengevakuasi korban dari tempat kejadian perkara (TKP).
Ia mengatakan, jasad korban ditemukan seorang anggota AGL, Senin sekitar pukul 11.50 WIB, ketika melakukan pemeriksaan rutin di jalur pendakian.
Pak Bhe, sapaan akrabnya, memastikan korban memilih jalur tikus untuk mencapai puncak.
"Kalau korban masuk lewat pos Cemoro Kandang dan Cemoro Sewu, pasti terdeteksi identitasnya. Pastinya dia lewat jalur tikus," katanya.
Jalur tikus, biasa disebutkan untuk lintasan sulit yang jarang dilewati pendaki.
Kapolsek Tawangmangu Ajun Komisaris Rianto mengungkapkan, proses evakuasi masih terus berlangsung.
Kemungkinan, korban baru bisa dibawa ke pos Cemoro Kandang sore hari lantaran medan yang jauh dan sulit.
"Lokasi tersebut dulu juga tempat yang sama saat mahasiswa dari UNS jadi korban," tambahnya.