Ia menyebut di Jawa Tengah ada 230 ribu angkutan barang yang menggunakan solar dan 13 ribu bus AKAP-AKDP.
Kedua jenis itu bakal terpengaruhh langsung.
"Tidak mungkin kan angkutan barang cuma beroperasi pada siang hari? Bus solo-semarang juga 24 jam, apa ya mau penumpang nak jika tarifnya naik. Contohnya angkutan Sukorejo-Temanggung yang biasanya Rp 10 ribu, bisa naik hingga Rp 20 ribu," tuturnya. (*)
Baca tanpa iklan