Kemampuan mesin hemat energi ini sudah melewati pengujian oleh BP Migas Kementerian ESDM dan uji laboratorium IPB.
"Kita masih menunggu respon dari Bappeda Provinsi Banten terkait pengadaan mesin tersebut untuk para nelayan," katanya.
Lili juga menambahkan bahwa pihaknya siap untuk mengadakan 100 mesin tahap pertama bila pemerintah ingin mendukungnya.
"Para nelayan di Jawa Timur sangat antusias dengan adanya mesin ini. Kami harapkan Pemprov Banten pun ikut mengembangkannya," pungkasnya.
Baca tanpa iklan