News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Dika Mengaku Tak Ikut Membunuh Regi Hanya Memukul Pakai Kayu

Editor: Dewi Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Tersangka Adi, Dika dan Wiwin (pelaku Ali tidak ada dalam foto), pelaku pembunuhan terhadap Regi Bastian akibat cinta segi empat memperebutkan gadis bernama Maya di Baturaja, OKU.

TRIBUNNEWS.COM, BATURAJA - Kasus pembunuhan terhadap Regi Bastian (19), warga Lubukbatang yang ditemukan tewas di Bukit Balau dengan 31 tusukan dan luka gorokan, terus bergulir. Tersangka Dika (18) mengatakan, malam sebelum Regi dieksekusi, dia ditelepon oleh tersangka Adi mengajak bekerja.

"Saya ditelepon Adi. Adi mengajak saya ke Baturaja dan bilang ada lokak (proyek) motor. Sewaktu dia bilang ada lokak motor, saya kira cuma mencuri motor saja. Ku iyakan ajakan Adi itu," cerita Dika, kepada wartawan, Kamis (27/11).

Dika menuturkan, saat itu 23 September sekira pukul 08.00 WIB, dia berangkat dari rumahnya di Perumahan Sungai Medang Permai, Kota Prabumulih menuju ke Baturaja. Pada pukul 10.00 langsung dijemput oleh ketiga pelaku yakni Adi, Ali, dan Wiwin.

"Waktu itu memang aku belum kenal dengan Ali. Terus kami kenalan, tidak tahu aku kalau di sini dia dipanggil Pian. Setahu saya namanya Ali. Terus berangkat lah kami ke Bukit Balau. Sampai di sana, aku diajak Adi sama Win jemput Regi sama Maya," katanya.

Setibanya di lokasi, Dika mengira hanya akan melakukan perampokan terhadap korban, sehingga dia ikut andil memukul Regi menggunakan kayu bulat yang diambilnya dari bekas patokan batas tanah di lokasi tersebut.

"Saya tidak kenal sama korban. Saya kira cuma mau merampok, ikutlah aku mukul Regi pakai kayu di pinggang sama bagian kepala sebanyak dua kali. Aku tidak ikut nusuk. Cuma mukul dan memegangi Regi," katanya.

Setelah melihat Regi tewas, Dika dan Wiwin pulang ke Prabumulih menggunakan motor Wiwin. Selang satu hari, dia ditelepon tersangka Adi untuk menyerahkan uang hasil penjualan sepeda motor milik korban Regi.

"Sewaktu ditelepon Adi, aku datang, ada Ali di sana. Tapi mereka tidak bawa motor Regi, melainkan pakai motor Ali Yamaha Vixion hitam pakai knalpot racing. Terus Adi memperlihatkan uang Rp 3 juta. Katanya hasil penjualan motor itu Rp 4,5 juta. Ali ambil Rp 1,5 juta. Sisanya Rp 3 juta kami bagi dua sama Adi. Setelah itu saya langsung pulang ke Prabumulih," katanya. (rws)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini