TRIBUNNEWS.COM,LAMONGAN - Tak hanya Amin (22) adik ipar toni yang memutuskan berhenti bekerja di Surabaya, kedua orang tua Musmaini, Rukanah dan Anam juga mengambil keputusan yang sama.
Sejak Senin (22/12/2014) Anam pulang ke rumah Kentong, setelah diakabari Ari Kasmari kalau menantunya ditangkap Densus 88 antiteror.
Saat ditemui Surya, Anam, bapak Musmaini mengungkapkan untuk sementara dia dan istrinya pulang dulu ke Glagah.
Ia terpaksa harus meninggalkan pekerjaannya sebagai pedagang ikan di Pasar Pabean Surabaya.
"Lha gimana, anak saya sekarang lagi kesusahan,"kata Anam.
Anam belum tahu kapan kembali lagi aktif sebagai pedagang ikan di Pasar Pabean.
Sekarang ia harus menata anak pertamanya, Musmaini dan keenam cucunya, satu diantaranya masih dalam kandungan untuk menjalani hidup normal dengan kecukupan semua kebutuhannya.
Bahkan termasuk Amin, adik Musmaini yang juga rela melepaskan pekerjaannya di salah satu swalayan di Surabaya untuk melanjutkan usaha kakaknya, Toni.
Di rumah Musmaini hanya hidup dengan lima anaknya. Sementara selama ini Anam, Rukanah dan Amin berada di Surabaya.
Anam tak berfikir bagaimana langganannya di Pasar Pabean.
Untuk sementara konsentrasi di rumah sembari mengatur Musmaini dan anak - anaknya.(Hanif Manshuri)