Sesampai di sana, Joko dan Rusli standby untuk mengawasi lokasi, yang menjadi eksekutornya adalah Wahyu.
"Menggunakan kunci T, pelaku berhasil menggasak motor korban. Kemudian, tersangka Joko yang bertugas melarikan kendaraan untuk dijual ke Madura. Saat itulah, dia tertangkap," sambung Agung.
Polisi memang sengaja nyanggong di sana setelah mendapat kabar terkait kasus pencurian ini.
Itu dilakukan karena selama ini, salah satu kebiasaan pelaku pencurian motor di Surabaya adalah menjual barang hasil curian ke Madura melewati jembatan Suramadu.(ufi)
Baca tanpa iklan