Bagaimana tidak terlambat, Taufik harus jalan kaki sejauh lebih dari 5 kilometer. Taufik mengaku mulai berangkat sejak Subuh, sebelum matahari mulai bersinar. Selain berjalan, kadang-kadang dia berlari untuk mengejar waktu.
Taufik sendiri tidak mempunyai kendaraan bermotor, yang diapunya adalah colt pick up, yang dipakai ayahnya untuk bekerja sebagai buruh serabutan.
"Saya mengaku kepada atasan harus jalan kaki dari rumah, mereka tidak langsung percaya, dan mengecek rumah saya," ujarnya.
Baca tanpa iklan