“Nantinya mereka akan ditempatkan kembali di Sumsel, meskipun ada sebagian yang memilih mengajar,” kisah Widodo.
“Upaya ini juga diharapkan mendukung penyediaan 1 dokter 1 kecamatan,” imbuhnya.
Setelah para santri tersebut menyelesaikan studi, mereka diwajibkan untuk kembali mengabdi di tanah kelahirannya.
Diharapkan dengan adanya program PSJD, kebutuhan tenaga medis di berbagai daerah di Sumsel dapat dipenuhi secara maksimal.
Baca tanpa iklan