Rata-rata setiap bulan pekerja lepas ini bisa menerima gaji Rp 2 juta lebih. Setengah penduduk dusun ini kerja di perusahaan sawit.
Pekerjaan lain yang biasanya dilakoni ibu-ibu di dusun ini ialah mengayam tikar berbahan daun purun. Tetapi usai musim kemarau ini warga masih kesulitan mendapatkan purun yang panjang, besar, dan berkualitas.
“Kami juga tidak pernah mendapat bantuan dari pemerintah. Beras raskin terakhir diterima tahun 2012. Sedangkan program lain tidak pernah mampir. Alhamdulillah kalau sehatan ada jaminan dari pemerintah,” kata pria berperawakan kekar ini.
Baca tanpa iklan