Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung menyatakan pemerintah menyayangkan aksi anarkis di Mempawah.
Menurutnya, Indonesia adalah negara berpenduduk majemuk, boleh ada perbedaan tapi tidak boleh melakukan tindak kekerasan terhadap siapapun.
"Relokasi sudah terjadi di lapangan. Api sudah bisa dipadamkan," katanya.
Pramono meminta aparat segera bergerak mencari siapa dalang dari insiden pembakaran.
Sebenarnya, sudah ada negosiasi mengenai waktu empat hari untuk merelokasi.
"Empat hari belum terpenuhi mereka sudah menyerang," katanya. (tribunpontianak/tim)
Baca tanpa iklan