Bahkan, tidak hanya warga di lingkungan itu saja. Dari berbagai penjutu Bali pun ikut meramaikan untuk menonton fenomena yang masih belum diketahui kebenaran sahihnya tersebut.
Dan sedikit mengenai fenomena itu lagi, jadi tempat itu dahulunya‎ tumbuh dengan bambu-bambu di lobang, namun bambu-bambu tersebut kemudian terbakar.
"Kami warga tetap menunggu. Kalau seandainya benar petunjuk Niskala, maka akan kami lakukan upacara dan membuat pelinggih. Dan petunjuk ahli Geologi jika penjelasannya bisa diterima, maka akan kami terima," tukasnya. (*)
Baca tanpa iklan