"Di daerah lain, tidak kehabisan stok obat Lamivudine untuk ODHA, Hanya di Pati. Sehingga ada Odha yang sudah telat minum obat selama sepuluh hari," imbuhnya.
Sementara, Kepala DKK Pati, Edi Sulistyono, menyatakan semua stok obat HIV/AIDS memang dipasok dari provinsi. Karena stok provinsi juga kosong sehingga berdampak di daerah.
"Memang di provinsi stok obat sedang mengalami kekosongan. Karena obat di kabupaten dipasok dari provinsi," terangnya.
Ia pun akan mengkomunikasikan kondisi tersebut kepada pihak terkait agar hal tersebut tidak berkelanjutan.(*)
Baca tanpa iklan