Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Manar, Teuku Ikrom merasa bangga dan bersyukur dengan kedatangan IIDPP PG.
Menurutnya, pesantren Al-Manar didirikan untuk anak yatim korban konflik dan korban tsunami di Aceh.
"Saat ini ada 498 santri dan santriwan di pondok pesantren ini. Kurikulum di pesantren ini mengadopsi ajaran pesantren Gontor, karena banyak guru disini lulusan Gontor," tutur Ikrom.
Baca tanpa iklan