Penguburan paus, menurut warga setempat, Matali, merupakan tradisi warga sekitar pesisir.
Konon katanya, hewan besar tersebut memang sengaja menepi saat ajal hendak menjemput.
“Mau diapakan lagi, sudah mati. Seandainya masih hidup, pasti kami upayakan untuk kembali ke tengah agar bisa tetap hidup. Tapi ini sudah mati, ya dikubur saja,” terang Sanemo, Kepala Desa Pesisir. (Kontributor Kompas.com Probolinggo/Ahmad Faisol)
Baca tanpa iklan