TRIBUNNEWS.COM, MAGELANG - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Magelang menjaring sedikitnya 16 orang, dalam operasi pekat, dengan sasaran sejumlah rumah kost, pada Sabtu (15/7/2017) lalu.
Bahkan, di antara mereka yang terjaring, terdapat satu orang berstatus pegawai negeri sipil (PNS), asal Kabupaten Bantul.
"Ya, ada seorang oknum PNS yang terjaring, inisialnya YN, asal Kabupaten Bantul," ungkap Kepala Satpol PP Kota Magelang, Singgih Indri Pranggana.
Ia menandaskan, bahwa operasi tersebut menyasar rumah kost, yang memang ditengarai sebagai hunian para pemandu lagu dan pasangan mesum.
Lanjutnya, operasi yang digalakan bersama kepolisian dan Sub Denpom itu, merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat yang resah dengan keberadaan mereka.
"Wilayah operasi kami konsentrasikan di daerah Magelang Utara dan Tengah, merujuk laporan dari warga setempat. Dari 16 orang yang terjaring, terdapat tiga pasangan mesum," terangnya.
Selain menindaklanjuti laporan warga, imbuh Singgih, operasi yang dilakukan oleh pihaknya tersebut, sekaligus sebagai upaya penegakan Perda No 6 Tahun 2017, tentang Ketertiban Umum.
Menariknya, operasi sengaja digelar pagi hari, kisaran pukul 07.00-09.00 WIB,