Laporan wartawan tribunkaltim.co, Christoper D
TRIBUNNEWS.COM, SAMARINDA - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltim berhasil menggagalkan pesta ekstasi yang dilakukan sejumlah pemuda di salah satu hotel berbintang di jalan Pahlawan, Samarinda, Kalimantan Timur.
Terdapat tiga pelaku yang diamankan, diantaranya dua pria dan seorang wanita, diantaranya Dn (27) dan Ms (22).
Bahkan, seorang wanita yang diamankan, berinisial Fb (23) tengah hamil dengan usia kandungan 7 bulan.
Dua pria yang diamankan, merupakan warga Samarinda, sedangkan seorang wanita itu merupakan Balikpapan.
Sebelum diamankan, ketiganya berencana akan pergi ke salah satu tempat hiburan malam namun, siangnya tertangkap duluan oleh petugas.
Baca: Gadis Ini Tewas Bersimbah Darah Akibat 5 Kemasan Ekstasi Meledak di Dalam Perutnya
"Kita memang mau naik (pergi ke THM), tapi karena tidak ada uang lagi. Jadi, tidak jadi," ucap wanita berambut panjang tersebut, Kamis (7/9/2017).
Dari ketiganya, petugas mengamankan 21 butir ekstasi berlambang twitter, berwarna biru dan putih.
Dari keterangan pelaku, ekstasi tersebut dibeli di Balikpapan. Sedangkan, asal ekstasi diduga berasal dari pulau Sulawesi.
"Saya ke Samarinda hanya ingin jalan-jalan saja, mau pesta sama teman-teman. Ekstasi itu saya beli di Balikpapan. Yang jelas, ekstasi ini untuk konsumsi saja, tidak dijual kembali," ucapnya sambil tertawa.
Pelaku lainya, Dn mengaku tidak akan mengulangi hal tersebut, dirinya pun bersedia ditembak, kalau kelak tertangkap kembali karena kasus narkoba.
Baca: Pemilik Home Industri Ekstasi Curangi Pembeli dengan Cara Ini
"Saya siap ditembak mati kalau tertangkap lagi karena narkoba, ini yang terakhir," ucapnya sambil memegang tasbih.
Sedangkan Ms mengaku, jenis ekstasi dengan lambang twitter ini merupakan jenis ekstasi baru. Dia juga menjelaskan, efek dari ekstasi jenis ini tidak terlalu kuat, dan efeknya tidak lama.
Baca tanpa iklan