"Saat ditangkap saya baru pakai satu pil, ini jenis baru, keluaran terbaru. Setiap ekstasi punya efek yang berbeda-beda," tuturnya.
Sementara itu, Kabid Pemberantasan BNNP Kaltim, AKBP H Tampubolon menjelaskan, pengungkapan tersebut berawal dari adanya laporan masyarkat, yang mencurigai akan adanya pesta narkoba di salah satu kamar hotel. Dan, setelah dilakukan penyelidikan, ternyata informasi tersebut benar, lalu petugas langsung melalukan penangkapan.
"Sekecil apapun informasinya akan kita tindaklanjuti, jadi warga jangan ragu untuk memberikan informasi kepada kami," ucapnya.
Selanjutnya, pihaknya akan melakukan pengembangan guna dapat mengungkap jaringan tersebut, termasuk alur distribusi ekstasi ke Kaltim.
Baca tanpa iklan