News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Erupsi Gunung Agung

Hal yang Terjadi di 'Perut' Gunung Agung

Editor: Hasiolan Eko P Gultom
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Gambaran puncak Gunung Agung berdasarkan citra satelit earthexplorer.

Kasbani menambahkan, saat ini Gunung Agung mengalami tren penggelembungan. Hal ini terjadi seiring meningkatnya aktivitas vulkanik gunung tertinggi di Bali ini.

"Ini kan kami memantau terus, ada tren penggelembungan atau mengembang. Istilahnya inflasi," kata pria yang sudah 27 tahun kerja di PVMBG sebagai pemantau gunung.

Namun, Kasbani belum bisa membeberkan besaran penggelembungan Gunung Agung karena sedang dihitung dan dilakukan pembandingan dengan pengamatan pada waktu sebelumnya.

Penggelembungan diukur dengan menggunakan lintasan IDM dan Telting serta pantauan satelit. Secara sederhana, penggelembungan adalah terdorongnya gunung ke arah atas skibat aktivitas magma di perut gunung.

"Jaraknya bisa meningkat, sudutnya juga karena ada sesuatu yang mendorong," kata Kasbani.

Tren Penggelembungan itu juga dibenarkan Sutopo. Hal ini dikatakan karena adanya pergerakan magma ke atas. Pergerakan magma ini ditandai keluarnya uap air di kawah Gunung Agung.

Sutopo mengibaratkan Gunung Agung seperti balon yang tertekan energi dan terus mengembung.

“Kalau ada energi yang tersumbat, ibaratnya balon dikasih energi, maka dia akan ada pengembungan,” ucapnya. (can/ful/tribunnews)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini