“Kami sudah menggunakan sistem saluran tertutup dan kedap air dan limbah. Air limbah itu baru bisa dibuang ke badan air (lingkungan) kalau sudah ada hasil lab bahwa itu aman. Kami periksa setiap bulan sekali dan dikirim ke Samarinda untuk diuji lab. Pemeriksannya juga kami kerja sama dengan pihak ketiga,” katanya.
Pentingnya pengelolaan limbah rumah sakit yang terstandar kata Salasiah dikarenakan merupakan bagian penyehatan lingkungan fasilitas kesehatan termasuk melindungi masyarakat dari bahaya pencemaran lingkungan yang bersumber dari limbah rumah sakit.
“Bahaya limbah medis bisa mencemari lingkungan, termasuk juga masyarakat di sekitar kita,” kata dia. (wil)
Baca tanpa iklan