Menanggapi hal tersebut Pimpinan Pondok Pesantren Al-Muawanah TB Syahroni Ahmad, mengungkapkan petani sudah mengetahui kalau sulitnya air dari irigasi dikarenakan ada beberapa permasalahan teknis terkait perbaikan irigasi.
Munculnya polemik ini karena petani kurang mendapatkan sosialisasi secara tepat dari pihak balai besar maupun pemerintah kabupaten serang terkait adanya buka tutup pintu air. 'tapi sekarang Semua sudah jelas bahwa hal ini terjadi karena perbaikan teknis irigasi,' ujar Syahroni.
Baca tanpa iklan