Di lain pihak, pentas ini diadakan sebagai bentuk eksistensi para penggiat teater di kalangan mahasiswa, yang lebih suka menyampaikan pesan dan kritik sosial melalui sebuah pertunjukan seni daripada melakukan aksi demo yang sangat populer di kalangan mahasiswa.
Dengan harapan pesan dan kritik yang disampaikan, dapat lebih mudah dipahami dan menjangkau ke semua lapisan masyarakat luas.
“Karena alangkah baiknya pesan-pesan sosial itu disampaikan dalam kemasan yang indah, sehingga apa yang menjadi harapan masyarakat dapat diterima dengan baik, oleh pemerintah,” ungkap Ana Sutopo selaku pimpinan produksi.
Meskipun sikap pro dan kontra terhadap sebuah program pembangunan, merupakan hal yang wajar dalam dinamika masyarakat yang heterogen, namun dengan adanya pementasan teater ini, diharapkan para penonton dapat menyadari betapa pentingnya sebuah dukungan terhadap setiap program yang telah dicanangkan pemerintah demi masa depan Indonesia yang lebih baik.
Baca tanpa iklan