News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Proyek-proyek Jalan Perbatasan dan Daerah di Kalimantan Utara Siap Tancap Gas

Editor: Eko Sutriyanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Jalan perbatasan di Kalimantan Utara

Laporan wartawan Tribun Kaltim Muhammad Arfan

TRIBUNNEWS.COM, TANJUNG SELOR - Proyek pembangunan ruas jalan di perbatasan Kalimantan Utara yang didanai APBD Provinsi diklaim seluruhnya sudah tuntas dilelang.

Bahkan beberapa sudah ada sampai pada tahap penandatanganan kontrak. 

Kepala Dinas PUPR Perkim Kalimantan Utara Suheriyatna mengemukakan, ruas jalan perbatasan masih banyak yang perlu ditembuskan dengan simpul-simpul jalan nasional. 

Ada tiga ruas jalan yang menelan anggaran cukup besar yakni jalan lingkar Krayan Ruas Long Rungan-Long Padi yang dianggarkan DAK sebesar Rp 27 miliar.

Lalu Jalan Lingkar Krayan ruas Long Layu-Pa Upan senilai Rp 17,7 miliar, dan ruas jalan perbatasan Long Bawan-Kampung Baru-Pa Betun-Pa Pani-Batas Negara senilai Rp 27 miliar. Ketiag ruas jalan ini pendanannya diabil dari Dana Alokasi Khusus (DAK). 

"Ini kita kejar karena percuma ada aspal di Krayan, kalau tidak tembus dari sini (kota-kota)," kata Suheriyatna saat disua Tribun, Senin (2/4/2018). 

Ia mengatakan, perhatian pemerintah dan pemerintah daerah terhadap keperluan infrastruktur jalan di perbatasan sudah sangat baik.

Namun anggaran yang dibutuhkan secara keseluruhan masih kurang. Hal itu dialami oleh semua daerah di Tanah Air mengingat kondisi keuangan negara. 

"Kita akui di Kalimantan Utara dan Indonesia secara umum masih banyak kurangnya. tetapi harus disyukuri bahwa alokasi dana untuk perbatasan kita itu ada setiap tahun," katanya. 

Pembangunan jembatan di perbatasan juga menjadi hal penting.

Suheriyatne mengusulkna agar pemerintah (pusat) mau membiayainya dengan sistem paket multiyears atau tahun jamak. 

Selain di perbatasan, APBD Kalimantan Utara juga banyak digelontorkan membangun dan meningkatkan infrastruktur jalan di daerah.

Di Bulungan ada proyek pembangunan jalan pendukung Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning ruas Tanjung Selor-Sajau yang dianggarkan sebesar Rp 28 miliar, pembangunan jalan penunjang irigasi Tanjung Buyu Segmen III Rp 1 miliar, pembangunan jalan inspeksi penunjang irigasi Tanjung Buka SP 8 Rp 2,4 miliar. 

"Ruas-ruas itu untuk mendukung kehadiran dan KIPI Tanah Kuning di Bulungan. Termasuk untuk mendukung sektor pertanian," katanya. 

Di Tana Tidung dan Malinau ada proyek pembangunan jalan pendekat ruas Seputuk-Malinau sebesar Rp 1,5 miliar. 

Pembangunan jalan penghubung kecamatan Sembakung Kabupaten Nunukan menuju Kabupaten Tana Tidung tahun ini juga dianggarkan sebesar Rp 1,5 miliar. 

Selanjutnya pembangunan jalang ring road Malinau ruas simpang Sempayang menuju simpang Laban digelontor Rp 1 miliar. Demikian juga besaran dana untuk membiayai pembangunan ruas jalan Long Nawang hingga ke Batas negara. 

Tiga segmen pembangunan Jalan Lingkar Kota Tarakan ruas Juwata Laut-Binalatung-Pantai Amal dianggarkan senilai Rp 3 miliar. 

Adapun ruas jalan perbatasan lainnya seperti ruas Long Padi-Binuang, Long Rungan-Long Padi, Pa Upan-Long Rungan, Long Lay-Pa Upan, Long Bawan Batas Negara digelontor masing-masing Rp 800 juta. 

Ada pun pembangunan jalan outer ringroad sebanyak empat segmen di Bulungan didanai Rp 1,45 miliar per segmennya. 

"Termasuk pembangunan jalan lingkar Pulau Bunyu, batas BUlungan-Berau, akses pelabuhan Feri di Tanjung Palas Utara kita anggarkan juga tahun ini," kata Suheriyatna. (Wil)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda

Berita Populer

Berita Terkini