Ia mengaku bahwa almarhum putranya itu juga punya suara azan yang bagus dan nyaring.
"Dia sering muadzin di sini karena dari 4 bersaudara dia paling keras suaranya. Kakaknya kalah, sauaranya paling bagus. Yang paling menyedihkan itu, ibunya kemarin, dede azan de, katanya. Itu saya udah gak kuat itu," kata Abdul sambil menahan air matanya.
Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Sebelum Meledak, Granat yang Tewaskan 2 Bocah Sempat Dikira Onderdil dan Dibuang ke tong Sampah
Baca tanpa iklan