News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kisah Penjual Sayur di Blitar Selamat dari Tanah Longsor

Editor: Sugiyarto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Polisi dan warga gotong royong membersihkan material longsor jalan raya jurusan antarkecamatan, yakni Kecamatan Doko dan Kecamatan Wlingi, Minggu (24/3/2019).

Bahkan, hingga tengah malam kemarin, gerimis belum reda. Akibat hujan itu, menyebabkan tanah perengan yang atasnya tegalan itu tergerus, sehingga tak kuat menahan guyuran air hujan.

Akhirnya, tebing setinggi 10 meter itu longsor, hingga menutup jalan, yang jadi satu-satunya akses warga Kecamatan Doko ke Kecamatan Wlingi.

"Kini sudah dilakukan pembersihan, namun belum tuntas karena tak ada alat beratnya, dan hanya dilakukan warga desa setempat secara gotong royong," ungkapnya.

Kendalanya, papar dia, meski menggunakan alat berat namun tetap tak bisa dilakukan. Sebab, medannya sulit karena sebelah kanan jalan itu, jurang, sedang sebelah kirinya adalah perengan. Karena itu, kalau menggunakan alat berat, malah dikhawatirkan terjadi tanah longsor susulan.

"Makanya, kami bersama warga sepakat untuk kerja bakti saja. Toh, menunggu datangnya alat berat juga lama," paparnya.

Kemungkinan, Senin (25/3/2019) pagi, jalan yang tertimbun tanah longsor itu sudah bisa dilewati. Sebab, hingga Minggu (24/3/2019) sore kemarin, masih dilakukan  pembersihan.

Sedang tanah longsoran yang menutup jalana itu sudah disingkirkan dengan dibuang ke jurang atau kanan jalan.

"Untuk membersihkan tanah liat yang menempel di jalan aspal, itu dilakukan penyemprotan oleh mobil pemadam kebakaran," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Kisah Penjual Sayur Selamat dari Longsor di Blitar, Lukito: Tancap Gas Lihat Tiang Listrik Miring

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini