News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Setya Novanto Jalani Pidana

Setya Novanto Belum Dapat Kamar di Rutan Gunungsindur

Editor: Eko Sutriyanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Satu foto orang diduga Setya Novanto berkeliaran di Padalarang, Bandung Barat, padahal mantan Ketua DPR tersebut seharusnya berobat di rumah sakit Sentosa. (Istimewa)

Dilansir Tribun Jabar, Kakanwil Kemenkumham Jawa Barat Liberty Sitinjak menyebutkan Setnov dipindah ke Lapas Gunung Sindur yang memiliki pengamanan ekstra ketat.

Mayoritas narapidana di Lapas Gunung Sindur adalah kasus teroris, narkoba, maupun korupsi.

"Malam ini Setya Novanto dipindah ke Lapas Gunung Sindur supaya pengamanannya super maksimum karena menurut saya ini perlu dilakukan."

"Di Lapas Gunung Sindur pengamanan ekstra ketat, mayoritas warga binaan kasus terorisme," kata Liberty di Lapas SukamiskinBandung, Jalan AH Nasution, Jumat (14/6/2019).

Pemindahan Setnov ke Lapas Gunung Sindur sendiri murni dilakukan setelah fotonya pelesiran beredar luas.

"Pemindahan murni karena kejadian hari ini. Itu yang mendasari keputusan saya malam ini," tegas Liberty.

3. Menyalahgunakan izin berobat

Sebelumnya diketahui Setya Novanto mendapat izin keluar dari Lapas Sukamiskin untuk menjalani rawat inap di Rumah Sakit Santosa Bandung.

Baca: Viral Fotonya Plesiran, Setya Novanto Senasib dengan Gayus Tambunan, Dipindah ke Lapas Gunung Sindur

"Hari ini yang bersangkutan keluar lapas untuk pemeriksaan kesehatan di RS Santosa Bandung," ujar Kalapas Sukamiskon, Tejo Harwanto, Jumat (14/6/2019), pada Tribun Jabar.

Namun, ia justru melanggar izin periksa tersebut dan malah berpelesiran ke sebuah toko bangunan di kawasan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Akibatnya, Setnov dipindah ke Lapas Gunung Sindur karena terbukti melanggar menyalahgunakan izin berobatnya.

"Merujuk pada perbuatannya sendiri, pelanggaran yang sudah ia lakukan."

"Kita kasih izin berobat, dua hari berobat benar, mau pulang bertingkah," ungkap Kadivpas Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat, Abdul Aris, pada Kompas.com, Sabtu (15/6/2019).

4. Kadivpas Jabar tak ingin ditipu lagi

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda

Berita Populer

Berita Terkini