"Namun dia menolak. Dia ingin menjualnya sendiri, tidak ingin merepotkan orang lain."
"Kalaupun dititipkan ke kantin, uang yang dihasilkan juga berkurang, karena harus berbagi keuntungan dengan pihak kantin," terangnya. (Mahfira Putri Maulani)
Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Kisah Bocah Penjual Es Kucir di Sragen, Nyambi Berjualan di Sekolah, Alasannya Ingin Bantu Orangtua, https://jateng.tribunnews.com/2019/10/08/kisah-bocah-penjual-es-kucir-di-sragen-nyambi-berjualan-di-sekolah-alasannya-ingin-bantu-orangtua?page=all.
Baca tanpa iklan