Menurut KRT Haji Handipaningrat dalam buku 'Perayaan Sekaten', kata Sekaten berakar dari kata dalam Bahasa Arab, Syahadatain yang memiliki makna persaksian (syahadat).
Bagi masyarakat muslim, syahadat dianggap penting karena merupakan bukti pengakuan dari keagungan Tuhan dan risalah Nabi Muhammad SAW.
Sekaten ini menjadi upacara adat dan keagamaan dengan balutan adat dan budaya yang diringi dengan suara gamelan.
Tidak hanya itu saja, sekarang sekaten juga menyediakan pasar malam bagi rakyat dengan berbagai wahana hiburan di dalamnya.
(Tribunnews.com/Oktaviani Wahyu Widayanti)