News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kepergok Berduaan di Kamar Kos, Muka Mahasiswa asal Padang Alami Luka Lebam Dipukuli Warga

Editor: Eko Sutriyanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ILUSTRASI -- Petugas patroli Satpol PP Kota Kediri saat menggerebek pasangan bukan suami istri di Kelurahan Ngadirejo, Kota Kediri, Selasa (7/4/2020) dini hari

Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNNEWS.COM, PADANG - Pengerebekan  kamar kos yang ada di Kawasan Ganting Kecamatan Padang Timur, Sumatera Barat mengamankan sejoli yang tengah dimabuk asmara.

Yang laki-laki berinisial SW (26) asal Kepulauan Nias dan ND (25).

Saat digerebek warga, sang mahasiswa sedang berada di kamar mandi.

Akibatnya mahasiswa di Padang harus menerima bogem  warga.

Kasat Pol PP Kota Padang, Alfiadi mengatakan pasangan tersebut mengaku sebagai mahasiswa perguruan tinggi swasta di Padang. 

"Pasangan tersebut mengaku sebagai mahasiswa di salah satu universitas swasta di Padang," ujarnya, Sabtu (11/4/2020).

Alfiadi mengatakan keduanya mengaku berasal dari kampus yang sama di Kota Padang.

Ia menyebutkan yang mengamankan pasangan ini adalah warga setempat.

Saat dibawa ke Kantor Satpol PP Padang keadaan laki-laki sudah luka lebam.

Baca: Indonesia Berpeluang untuk Meloloskan Pebalap BMX ke Olimpiade Tokyo 2021 kata Dadang Haries P

Baca: Resep Cumi Saus Padang ala Restoran Seafood, Enak Mantap dan Bisa Siap dalam 30 Menit Saja

Luka ini ada di bagian kepala.

"Ditemukan luka lebam di kepalanya, diduga akibat pemukulan oleh warga yang gerah melihat kelakuan anak ini. Beruntung kita cepat datang ke lokasi untuk menghindari amukan masa," ujarnya.

Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Padang yang memiliki usaha kontrakan atau kos-kosan agar mengawasi penyewa yang berada di kos.

Saat ini sudah sering ada pasangan yang diduga berbuat mesum digerebek oleh warga masyarakat.

"Jangan sampai dalam kondisi sekarang banyak dimanfaatkan oleh mereka yang tidak pulang kampung untuk berbuat asusila. Karena itu tidak pantas, dan diharapkan pengawasan dari pemilik kos-kosan," katanya.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini