News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Motif Pembunuhan Nenek di Boyolali, Menantu Pesan Ojol Antar Sate Beracun

Penulis: Faisal Mohay
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

 

TRIBUNNEWS.COM - Sejumlah kasus pembunuhan berencana menggunakan racun menyoroti lemahnya pengawasan pembelian zat beracun.

Kasus tragis terjadi di Boyolali, Jawa Tengah, di mana seorang menantu menghabisi nyawa mertuanya sendiri dengan cara mencampurkan racun tikus ke dalam sate ayam.

Polres Boyolali telah menetapkan menantu, PW (40) sebagai tersangka pembunuhan pada Senin (8/6/2026).

Awalnya, PW membeli sate ayam kemudian mengirim ke alamat rumah korban menggunakan ojek online (ojol) pada Senin (18/5/2026) malam.

Sate ayam yang sudah dicampur racun tikus dikonsumsi korban, A (57) meski keluarga sudah mengingatkan untuk tidak memakan kiriman orang tak dikenal.

A ditemukan anaknya tewas di rumah sehari kemudian pada Selasa (19/5/2026).

Kasat Reskrim Polres Boyolali, AKP Indrawan Wira Saputra, menjelaskan hasil autopsi telah keluar dan ditemukan sisa makanan sate ayam di lambung korban.

Driver ojol pengirim sate telah diperiksa dan mengaku diminta untuk memalsukan identitas pengirim.

Baca juga: Sosok Menantu yang Dicurigai atas Kematian Lansia di Boyolali: Diduga Kirim Sate, Sering Minta Uang

"Diketahui bahwa sebelum kejadian ini PW tidak pernah mengirimkan makanan kepada korban," bebernya.

Kapores Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra, menerangkan PW melakukan pembunuhan berencana karena sakit hati dengan sikap korban.

Selama ini PW selalu direndahkan karena tak memiliki pekerjaan.

"Kemudian juga merasa sering dipojokkan ataupun tidak dianggap oleh almarhum tersebut. Sehingga timbul sakit hati dari tersangka tersebut yang akhirnya memunculkan niat tersangka merencanakan dugaan pembunuhan," ujarnya, Senin.

Sebanyak 13 tusuk sate ayam diamankan dari lokasi kejadian.

Kasus ini terungkap setelah keluarga menemukan kejanggalan dalam pengiriman sate sehingga penyidik melakukan ekshumasi.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini