Dikatakan dia, mesin milik Edy merupakan usaha pengolahan limbah plastik menjadi bahan bakar yang ini sudah lama sekitar 3 tahun.
Setelah kejadian, aparat keamanan langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).
Saat ini, jenazah Edi Santoso dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat Soeradji Tirtonegoro (RSST) Klaten.
Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul "Dasyatnya Ledakan Mesin Pengolah BBM di Karanganom Klaten, Sempat Ada yang Mengira Ban hingga Bom"
Baca tanpa iklan