Geliat UMKM Minuman Rempah 'Teratai Merah' di Kota Jokowi, Ajak Pemuda Bangkit dari Pandemi

Penulis: Daryono
Editor: Whiesa Daniswara
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pekerja tengah mengemas minuman berbasis rempah milik Prima di Sumber Krajan RT 03 WR 01, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah.
Pekerja tengah mengemas minuman berbasis rempah milik Prima di Sumber Krajan RT 03 WR 01, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah.

TRIBUNNEWS.COM, SOLO – Pandemi Covid-19 tidaklah membuat semua usaha terdampak buruk.

Yohanes Primata, pengusaha UMKM minuman rempah di Banjarsari, Solo, Jawa Tengah justru meraup untung di masa Pandemi.

Prima, sapaan akrabnya, memproduksi sejumlah minuman yang berbasis rempah.

Di antaranya ada kopi rempah, wedang rempah dan jahe jeruk.

Dengan merek usaha Teratai Merah, varian minuman ini dikemas dalam bentuk kering sehingga tahan lama.

Baca juga: Rempah dan Ikan Nila Sulut Tembus Pasar Jepang, Olly Tak Menyerah Saat Pandemi, Terus Genjot Ekspor

Saat usaha lainnya mengalami penurunan, tidak demikian dengan usaha Prima.

Permintaan minuman berbasis rempah miliknya justru mengalami peningkatan drastis.

“Awal Covid-19 itu, produksi kami sudah tidak bisa mencukupi permintaan. Per hari saya produksi 1.000 pak,” kata Prima saat berbincang dengan Tribunnews.com, Sabtu (31/10/2020). 

Produk minuman berbasis rempah milik Prima (Dok. Prima)

Angka itu naik tajam dibanding hari-hari biasa dimana dirinya memproduksi 1.000-1.500 pak dalam seminggu.

Kini produksi minuman Prima stabil diangka 2.000 hingga 3.000 pak dalam sepekan, terutama saat musim hujan.

“Kalau hujan gini (permintaan) mulai kencang. Produksi kami bisa diangka 2.000-3000 pak per minggu,” ujar dia.

Untuk 1 pak, yang berisi 10 kemasan kecil dijual dijual dengan harga Rp 45 ribu. 

Ada juga kemasan lebih kecil yakni 1 pak yang berisi 5 kemasan kecil dengan harga Rp 22.500. 

Baca juga: Awak Kapal Layar Arka Kinari Persembahkan Konser Jalur Rempah, Digelar Meriah di Teluk Banda Neira

Dari usaha minuman rempah itu, Prima mengaku meraup omzet antara Rp 15 juta hingga 30 juta per bulan.

Dari omzet tersebut, Prima mengantongi untung bersih separuhnya.

“Jadi, kalau omsetnya 15 juta, laba bersihnya Rp 7,5 juta,” kata warga Sumber Krajan RT 03 WR 01, Kecamatan Banjarsari ini. 

Mundur dari Perusahaan Justru Jadi Berkah

Prima memulai usaha berjualan minuman rempah setelah dirinya memutuskan untuk mundur dari sebuah perusahan pada 2012 silam. 

Saat itu, ia memutuskan untuk mundur karena sejumlah pertimbangan. 

Setelah mundur, Prima kemudian berpikir untuk menjual minuman rempah.

Ia menganggap rempah-rempah melimpah dan tersedia di sekitar kita.

Yohanes Primata, pengusaha minuman berbasis rempah di Banjarsari, Solo, Jawa Tengah. (TRIBUNNEWS.COM/DARYONO)

Selain itu, ia menyakini prospek usaha rempah bakal bagus lantaran banyak anjuran dari pemerintah untuk mengkonsumsi rempah

Pria lulusan Fakultas Teknologi Pangan Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Solo ini kemudian meneliti lebih lanjut, rempah-rempah apa saja yang bisa ia olah.

Ia mencontohkan, secang, serai dan daun jeruk berguna untuk proses metabolisme tubuh.

Kemudian secang dan kayu manis adalah antibiotik.

Lalu, daun jeruk dan serai berguna sebagai pelega tenggorokan.

Baca juga: 4 Hal yang Membuat Saffron Jadi Rempah Termahal di Dunia

Sedangkan jahe dan cengkeh berfungsi sebagai penghangat badan atau untuk menambah imun tubuh.

Karena itu, Prima kemudian berpikir bagaimana mengolah rempah-rempah itu agar bisa tahan lama.

“Kita uji untuk penyimpanannya dan hasil uji itu, setelah dikeringkan bisa disimpan sampai satu tahun,” ujar dia.

Setelah itu, Prima kemudian mengurus berbagai persyaratan seperti perizinan dari Dinas Kesehatan dan perizinan lainnya agar produknya legal.

Untuk pemasaran, suami Lusia Keksi ini awalnya memasarkan produk rempahnya ke teman-teman terdekat.

Ia juga memasukkan produk rempah miliknya ke toko pusat oleh-oleh dan wedangan.

Dari situ, jangkauan pemasarannya terus bertambah luas.

Saat ini, produk minuman rempah Prima sudah dikirim ke berbagai kota mulai dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Kalimantan hingga Papua.

Modal Awal Rp 500 Ribu

Prima mengawali usahanya dengan modal terbatas.

Saat itu ia ingat hanya memiliki modal awal Rp 500 ribu.

Ia juga harus berjuang mengenalkan produknya lantaran produknya masih baru.

Pekerja tengah mengemas minuman berbasis rempah milik Prima (dok. Prima)

Di awal-awal, lantaran usaha minuman rempah belum bisa memberi keuntungan lebih, ia dan istri juga menjalankan usaha lainnya sebagai tambahan pemasukan.

“Di awal-awal kami produksi donat. Istri saya juga membuka warung makan di rumah untuk menopang kita jalan dulu."

"Setelah kita jalan dua tiga tahun, barulah fokus pada usaha rempah dan lainnya kami tinggal,” beber dia.

Usaha Prima saat ini dikerjakan bersama keluarga dan tetangga.

“Kalau masih normal 1.000 pesanan masih bisa 3 orang. Tapi, kalau sudah di atas 3.000 orang kita biasanya kanan kiri ikut bantu, sistem borongan,” jelas dia.

Berdayakan UMKM Lainnya

Prima tak ingin sukses sendiri.

Ia mengembangkan ekonomi para pemuda di wilayah Banjarsari dengan dibina oleh Anggota DPRD Solo, Roy Saputra.

Saat reses Roy Saputra belum lama ini, Prima pun dihadirkan untuk berbagi cerita sukses dan mendorong warga untuk berwirausaha.

“Ke depan teman-teman pemuda di tiap lingkup RW itu harus punya usaha yang benar-benar bisa menghidupi keluarga mereka ataupun komunitas mereka. Kita lakukan pendampingan baik itu dari sisi manajemen ataupun pemasarannya,” jelas Prima. 

Baca juga: Tingkatkan Daya Tahan Tubuh Selama Musim Penghujan dengan Konsumsi Jenis Rempah Ini

Sementara, Roy Saputra menyatakan pihaknya mendorong warga terutama anak-anak muda merintis usaha sejak dini. 

Terlebih adanya Pandemi Covid-19 yang membuat banyak terjadi PHK, semestinya menjadi momentum untuk bangkit dan memulai usaha. 

"Sudah saatnya untuk merintis usaha dari sekarang. Jadi saat Pandemi berakhir, ekonomi akan cepat bangkit," ujar anggota DPRD Fraksi PDIP ini. 

(Tribunnews.com/Daryono)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini