"Namun saat warga datang, Tarmin sudah meninggal dunia. Kondisinya bikin merinding, ada banyak puluhan bekas sengatan."
"Dan kami kemudian menghubungi pihak kepolisian," tambahnya.
Sebenarnya apa itu tawon Vespa affinis?
Vespa affinis (lebah bertali kecil) adalah lebah umum yang berada di Asia di daerah tropis dan subtropis, termasuk Indonesia.
Negara-negara yang marak dengan tawon ini seperti, Hong Kong, Taiwan, Sri Lanka, Burma, Thailand, Laos, Viatnam, Malaysia, Singapura, hingga Filipina.
Seperti yang diberitakan Kompas.com (16/11/2019), Vespa affinis merupakan tawon predator yang memangsa larva serangga lain, seperti hama pertanian.
Sengatan dan racun yang dimiliki itu sebenarnya dipakai untuk pertahanan atau melindungi diri dan kelompoknya yang diganggu.
Sengatan tawon ini bisa mematikan, apabila disengat cukup banyak.
Hidup tawon ndas ini secara berkelompok.
Baca juga: Dokter di Palembang Ditemukan Tewas Sehari Usai Divaksin Covid-19, Ini Penjelasan Ahli Forensik
Dalam satu sarang bisa terdapat ratusan hingga ribuan individu tawon.
Dilansir dari Encyclopaedia Britannica (2015), Vespa affinis adalah tawon sosial yang paling dikenal di wilayah beriklim tropis dan subtropis.
Tawon ini mempunyai ukuran besar dengan panjang sekitar tiga sentimeter.
Tubuhnya berwarna hitam dengan tanda kekuningan pada wajah, dada, dan ujung perut.
Sementara di Asia, lebah raksasanya adalah Vespa Mandirina yang terkenal di dunia.