News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Virus Corona

Kepala Dinas Kesehatan Akui Kasus Covid-19 di Bali Sempat Menurun Meski Belum Melandai

Editor: Dewi Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sekretaris Daerah provinsi Bali Dewa Made Indra (Kiri) dan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bali, dr Ketut Suarjaya (kanan) Menjelaskan kepada awak media terkait pasien WNA yang meninggal dengan Kasus ke 25 covid 19 di Sanglah, Denpasar, Rabu (11/3). (Tribun Bali/Mahayasa)

Dengan tingginya jumlah vaksinasi di Bali, pihaknya optimistis target tersebut dapat tercapai.

Pasalnya, dengan makin banyaknya masyarakat Bali yang divaksinasi, maka dengan sendirinya akan tercipta herd immunity secara maksimal.

Baca juga: Viral Jenazah Covid-19 di Jambi Diduga Ditelantarkan di Pemakaman, Pihak RS: Itu Tugas Satgas

"Dengan meningkatnya jumlah vaksinasi, harapannya antibodi semua makin tinggi, maka makin banyak yang memiliki imunitas dan mudah-mudahan terjadi herd immunity secara maksimal. Kan itu harapannya biar pandemi menjadi endemi," ucapnya.

Apalagi, untuk mempercepat penanganan pandemi, Pemerintah telah melakukan upaya vaksinasi kepada masyarakat.

Sasaran vaksinasi yang telah terlayani adalah SDM kesehatan, petugas pelayanan publik dan lansia.

Per Kamis 19 Agustus 2021 masyarakat yang telah memperoleh vaksin 1 sebanyak 3.123.224 orang, vaksin 2 sebanyak 1.527.115 orang dan vaksin 3 sebanyak 20.262.

Total vaksin yang terdistribusi sebanyak 5.242.113 dosis dengan sisa stok vaksin 1.055.687 dosis.

"Harapannya seperti itu," katanya.

Sebelumnya, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Ganip Warsito meminta Pemprov Bali benar-benar serius menangani pandemi.

Salah satunya dengan mengubah secara cepat pandemi Covid-19 menjadi endemi.

Ganip menyebut, apabila pendekatan penanganan Covid-19 diubah menjadi pengendalian Covid-19, maka diharapkan bisa mengubah pandemi menjadi endemi.

"Tujuan besarnya, kita akan nanti mengubah penanganan Covid-19 ini menjadi pengendalian Covid-19. Arahnya mengubah pandemi menjadi endemi. Sehingga kita bisa hidup berdampingan dengan Covid-19 dan masyarakat bisa produktif aman Covid-19," kata Ganip dalam Rapat Koordinasi Penguatan Penanganan Covid-19 di Bali, Kamis 19 Agustus 2021.

Luhut Sebut 12 wilyah harus terapkan PPKMĀ level 3 dan 4 (Tangkap Layar Youtube Sekretariat Presiden)

Apalagi, Indonesia dipercaya oleh PBB untuk menjadi tuan rumah agenda agenda internasional Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR).

Agenda dua tahunan yang digelar United Nations Office for Disaster Risk Reduction (UNDRR) atau Badan PBB untuk pengurangan risiko bencana ini direncanakan digelar pada Mei 2022.

Disiplin Bermasker

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini