News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Wawancara Eksklusif

Bupati Anwar Sadat Jadikan Tanjung Jebung Barat Surga Pinang

Editor: cecep burdansyah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Bupati Tanjung Jebung Barat (kemeja putih) saat diwawancarai wartawan Tribun Jambi di ruangan kerjanya.

Salah satu kelemahan petani kita ini adalah pascaproduksi. Setelah produksi mereka belah pinang, kemudian mereka serakkan dan jemur di pinggir jalan, kemudian kena hujan, ya tidak terlalu higineis, membuat kualitas pinang kita rendah jadinya.

Saya kira harus memberi kesadaran kepada petani. Kalau pinangnya berjamur, nanti pinang kita tidak laku, kalau pinang tidak laku nanti orang tidak mau beli dan ini mengakibatkan petani kita rugi.

Pada kesempatan kali ini bisa saya sampaikan kepada masyarakat Tanjung Jabung Barat, setelah produksi kita itu betul-betul diperhatikan lantai jemurnya, harus betul-betul bersih sehingga tidak mudah kena jamur, nanti kalau sudah kena jamur dan penyakit, pinang kita tidak dilirik lagi, karena tidak dilirik ya nanti susah mencari pasarnya.

Jadi ini saya kira menjadi warning  untuk petani kita jangan sampai nanti kualitasnya menurun. Sehingga harga kita pun juga jatuh, kalau sudah jatuh ya petani juga yang rugi.

Selain pinang apa yang menjadi potensi pertanian dan perkebunan di Tanjung Jabung Barat yang ke depannya bisa diekspor?

Kita kan sebenarnya punya komoditas lain, selain pinang dan kelapa ada juga kopi. Di Tanjung Jabung Barat ini ada 3.000 hektar, di dunia cuma ada di Amerika Latin, dan kopi kita ini ada yang umurnya sudah ada yang 50-70 tahun. Luar biasa kopi liberika kita ini dahan yang jatuh ke bawah jadi ranting itu masih bisa berbuah, di pucuknya pun masih bisa berbuah. Ini menjadi unik semakin banyak cabang semakin banyak buahnya, jadi berbeda dengan kopi-kopi lainnya Arabika dan sebagainya.

Kita sangat sedih sekali memang, kita tidak terlalu banyak melakukan upaya-upaya terhadap kopi. Ini menjadi PR saya, mudah-mudahan kita akan intensifkan kopi ini menjadi komoditas andalan.

Apa harapannya di sektor pertanian dan perkebunan supaya bisa makmur?

Pada kesempatan kali ini kami berharap kepada masyarakat Tanjung Jabung Barat khususnya betul-betul memanfaatkan lahan-lahan mereka dengan perkebunan karena sudah terbukti perkebunan mampu menjadi penyangga ekonomi kita di tengah kondisi pandemi Covid-19.

Harapan kami mudah-mudahan jangan memandang bahwa beberapa pohon pinang itu tidakmenghasilkan apa-apa, saya kira kalau dikeola dengan baik, kemudian betul betul dirawat insyaallah akan mendatangkan penghasilan yang cukup bagi keluarga bagi masyarakat Tanjung Jabung Barat.

Disamping itu kita juga punya kelapa, bisa juga kita tanami tanaman sela misalnya tanam laos, tanam jahe merah, dan saat ini saya sangat gencar sekali untuk mengajak masyarakat memanfaatkan lahan-lahan kosong untuk memanam-tanaman sela untuk menambah income rumah tangga kita. (sul)

Baca juga: Langkah Strategis Rektor Unair, Kerja Sama dengan Kemenhan Teliti Vaksin dan Obat-obatan (2-Habis)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini