News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

KRONOLOGI Polisi Tewas setelah Digigit Ular Hijau Ekor Merah, Ular Sempat Dibacok sampai Putus

Penulis: Nanda Lusiana Saputri
Editor: Arif Tio Buqi Abdulah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Dua ekor ular hijau ekor merah atau Trimeresurus insularis ditemukan di Lapangan Sewu, Kecamatan Jebres, Kota Solo, Minggu (7/3/2021).

TRIBUNNEWS.COM - Nasib nahas dialami seorang polisi di Kabupaten Blitar, Jawa Timur.

Polisi tersebut meninggal dunia setelah digigit ular hijau ekor merah.

Korban adalah Aipda Fathur Rohman, yang bertugas sebagai Kanit Samapta Polsek Garum Polres Blitar.

Peristiwa itu terjadi di Desa Wonorejo, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar.

Sebelum meninggal, korban sempat menjalani perawatan di RSUD Srengat dan RS Bhanyangkara Kediri selama sekira tiga hari.

"Korban meninggal di RS Bhayangkara Kediri pada Minggu (28/11/2021) pukul 22.00 WIB, dan dimakamkan hari ini di Desa Wonorejo, Srengat," kata Kapolsek Srengat Polres Blitar Kota, AKP Yusuf saat dikonfirmasi Surya, Senin (29/11/2021).

Menurut Yusuf, korban digigit ular hijau ekor merah yang memiliki bisa mematikan.

Baca juga: Selain Hendra, Ada 2 Tahanan Lainnya yang Tewas di RTP Polrestabes Medan, Ini Penjelasan Polisi

Baca juga: Mengenal Ular Hijau Ekor Merah yang Menyebabkan Seorang Polisi di Blitar Meninggal Dunia

"Digigit di bagian lengan kanan. Memang sulit dikendalikan kalau di lengan dan cepat menyebar ke organ tubuh lain termasuk jantung," terangnya.

Peristiwa nahas itu terjadi pada Jumat (26/11/2021).

Saat itu, korban tengah membersihkan kandang di belakang rumahnya.

Korban kemudian menemukan ular hijau ekor merah tersebut.

Spontan korban langsung membacok ular tersebut hingga putus dengan golok.

"Cerita yang saya dengar, ular itu dibacok hingga putus kemudian kepalanya langsung loncat dan menggigit lengan almarhum," kata Kepala Desa Wonorejo, Wahib Mukromin, dilansir Kompas.com.

Setelah kejadian, korban langsung dibawa ke RSUD Srengat lalu dirujuk ke RS Bhayangkara Kediri.

Menurut Wahib, ular yang biasa disebut ular luwuk oleh warga setempat itu dikenal berbisa dan agresif.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini