TRIBUNNEWS.COM - Polisi menangkap dua pelaku rudapaksa di Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan.
Seorang pelaku bernama Sulaiman (52) ditangkap setelah kabur selama lebih kurang 6 bulan.
Ia merudapaksa seorang anak di bawah umur dengan modus memberi kerupuk lalu diajak nonton film dewasa.
Sementara itu, pelaku lain adalah Tedi Purwanto (22).
Pelaku merudapaksa korban dengan modus mengajak kenalan di Facebook.
Sulaiman diamankan di Provinsi Bangka Belitung pada Kamis (16/12/21) sekitar pukul 09.00 WIB lalu.
Kapolres Muba, AKBP Alamsyah Pelupessy, didampingi Kasat Reskrim, AKP Ali Rojikin, mengatakan ditangkapnya pelaku setelah Tim Serigala Polres Muba mengetahui keberedaan Sulaiman yang merupakan eks Satpam PT GPI di Provinsi Bangka Belitung.
Pelaku yang kabur ke Provinsi Bangka Belitung ini ke rumah saudara dan bekerja disana selama beberapa bulan.
Baca juga: Remaja di Lombok Dirudapaksa Ayah Kandung, Terungkap Saat Paman Curiga Keponakannya Menangis
Baca juga: Satpam Rudapaksa Ibu Rumah Tangga di Kebun Sawit, Tuduh Mencuri Lalu Ancam akan Laporkan Korban
“Pada saat hendak diamankan tersangka mengetahui kedatangan petugas dan melarikan ke hutan belakang rumah.
Keesokan harinya, keberadaan pelaku berhasil diketahui sedang menaiki bus untuk kembali kabur, berkat kesigapan Tim Serigala pelaku berhasil diamankan,” kata Alamysah, Jumat (24/12/21).
Lanjutnya, untuk motif pelaku melakukan rudapksa tersebut saat pelaku melihat korban IFM (12) yang saat itu bermain di depan rumah pelaku.
Pelaku langsung memanggil pelaku dan memberikan makanan kerupuk, dan pelaku langsung mengajak korban menonton film dewasa di handphone miliknya.
"Korban saat itu bermain dan dipanggil ke rumahnya, kemudian diajak nonton film dewasa."
"Karena film tersebut tersangka langsung mengajak korban kedalam kamar dan melakukan perbuatan rudapaksa sebanyak dua kali.