Hj Jaenab yang baru saja mengikuti peringatan tahun baru Islam 1444 H juga enggan berkomentar.
Ia terlihat terburu-buru, sembari menelepon sopir mobilnya.
"Saya harus pergi ke tempat orang meninggal, ini orang sudah mau dikubur," ujarnya sembari menelepon.
Ketika terus ditanyai wartawan, Jaenab melangkah masuk ke mobil Kadis lain dan mengatakan nanti saja.
"Nanti aja ya, nanti aja," ujarnya sembari tersenyum dari dalam mobil.
Artikel ini telah tayang di TribunLombok.com dengan judul Sejumlah Pejabat di Pemerintah Kota Bima Dikabarkan Diperiksa KPK, Soal Kasus Apa?