News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Update Korban Pesta Miras Oplosan di Subang: 12 Orang Tewas dan 4 Korban Masih Kritis

Penulis: Faisal Mohay
Editor: Endra Kurniawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

(Kiri) Suasana pemakaman korban miras berujung maut di Subang dan (Kanan) Lokasi warung penjual miras saat didatangi polisi. Berikut update informasi soal jumlah korban miras oplosan di Subang.

TRIBUNNEWS.COM - Pesta minuman keras (miras) di Subang, Jawa Barat mengakibatkan 18 orang dilarikan ke RSUD Subang.

Staf Hubungan Masyarakat RSUD Subang, Wawan mengatakan, total ada 12 orang yang meninggal usai meminum miras oplosan, 5 orang masih kritis, dan 1 kondisinya sudah membaik.

“Terkini sampai hari ini jam 18.30 WIB jumlah pasien yang datang sebanyak 18 orang, dengan pasien meninggal itu sebanyak 11 orang di  RS Subang (meninggal di rumah sakit, red)."

"Kemudian 1 orang pasien ke RSUD dalam keadaan meninggal dunia,” ujarnya, Senin (30/10/2023) malam, dikutip dari Kompas.com.

Wawan menambahkan masih ada 5 korban yang tengah dilakukan observasi.

Baca juga: Dokter Ungkap Kondisi Korban Miras Oplosan sebelum Tewas di Subang: Lambung Panas Terasa Terbakar

Dari 5 korban tersebut, 4 di antaranya masih kritis dan perlu perawatan intensif.

Selain itu, 1 korban kondisinya mulai membaik, namun masih dirawat di rumah sakit.

“Satu orang sudah membaik namun belum bisa diajak bicara karena masih dalam kondisi terpasang selang untuk membuang cairan di dalam lambung,” lanjutnya.

Menurut Wawan, para korban datang ke rumah sakit dalam keadaan kejang hingga muntah-muntah.

Ia menduga para korban meminum miras yang kadar alkoholnya melebihi batas kemampuan tubuh.

Sebelumnya, Direktur Pelayanan RSUD Subang, dr. Samsyu Riza menyatakan para korban meninggal lantaran tak kuat menahan panas di perut dan lambung usai meminum miras oplosan.

"Mereka para korban kelebihan mengonsumsi alkohol sehingga berdampak pada kematian, akibat perut dan lambung tak kuat menahan panasnya cairan alkohol yang diminum oleh para korban," tuturnya, dikutip dari TribunJabar.id.

Baca juga: Dari 15 Orang Korban Miras Oplosan di Subang Ternyata Ada yang Merupakan Pasangan Suami Istri

Korban Tewas
1. LG, warga Sagalaherang
2. RN, warga Jalancagak
3. MR, Warga Karanganyar Subang
4. My, warga Jalancagak
5. AR, warga Jalancagak
6. HS, warga Kasomalang
7. Dd, warga Jalancagak
8. Ys, warga Jalancagak
9. MB, warga Sagalaherang
10. MM, warga Kasomalang
11.TT, warga Kasomalang
12. Cy, warga Tambakan

Korban Kritis
1. AS, warga Sagalaherang
2. DR, warga Jalancagak
3. MRH, warga Jalancagak

Baca juga: 5 Fakta Pesta Miras Berujung Maut di Subang: Kronologi, Tewaskan 10 hingga Daftar Nama Korban

Pasutri pengoplos miras di Subang yang hingga Senin (30/10/2023) sudah menewaskan 12 orang. (Tribunjabar.id / Ahya Nurdin)

Pasutri Penjual Miras Oplosan Ditangkap

Pasangan suami istri (pasutri) pemilik warung yang menjual miras oplosan di Subang ditangkap.

Pasutri berinisial NN (59) dan RR (49) sempat melarikan diri ke Bandung Barat usai belasan orang menjadi korban miras oplosan.

Kapolres Subang, AKBP Ariek Indra Sentanu mengatakan total ada 12 orang meninggal akibat miras oplosan yang diminum pada Minggu (29/10/2023) malam.

"Saat itu, korban tewas baru lima orang. Namun, hingga Senin sore, jumlahnya sudah 12 orang meninggal, dan tiga lainnya kritis," paparnya.

Sejumlah barang bukti diamankan mulai dari jerigen dan filter penyaring yang digunakan untuk mencampur miras hingga 260 botol plastik kosong.

Baca juga: Pesta Ultah Klub Motor Berakhir Maut, Sembilan Pemuda di Subang Tewas Usai Tenggak Miras

Selain itu tiga buah jerigen yang berisi miras oplosan juga diamankan petugas kepolisian.

"Termasuk juga kami amankan kendaraan yang digunakan oleh tersangka dalam melarikan diri," sambungnya.

Akibat perbuatannya, tersangka NN dan RR terancam hukuman 15 tahun penjara.

"Kedua tersangka terancam Pasal 204 KUHP Pidana dan atau Pasal 146 juncto Pasal 140 Undang Undang RI Nomor 18 tahun 2012 tentang pangan dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara," imbuhnya.

Korban miras oplosan berasal dari tiga kecamatan di Subang, Jawa Barat yakni Jalancagak, Serangpanjang, dan Sagalaherang.

Baca juga: Berawal Laporan Pesta Miras di Kamar Hotel, Polsek Panakkukang Bongkar Dugaan Aktivitas Prostitusi

Mereka mengadakan pesta miras oplosan untuk merayakan ulang tahun salah satu klub motor.

Kades Jalancagak, Indra Zaenal, mengatakan di antara korban meninggal ada sepasang suami istri.

Para korban miras oplosan berasal dari desa yang berbeda-beda.

"Pesta miras tersebut terjadi pada malam Minggu kemarin. Bahkan warga saya lima orang menjadi korban, tiga di antaranya meninggal dunia dan dua kritis di RSUD Ciereng," ujar dia.

Indra Zaenal menambahkan warung yang menjual miras oplosan sempat dihancurkan para warga.

"Warga semalam lakukan sweeping dan menghancurkan beberapa warung penjual miras," pungkasnya.

(Tribunnews.com/Mohay) (TribunJabar.id/Ahya Nurdin) (Kompas.com/Agie Permadi)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda

Berita Populer

Berita Terkini