Antonius Vevri menyebutkan, mereka akan penghalauan dengan menggunakan bunyi-bunyian untuk mengantisipasi kembalinya satwa ke ladang sawit.
"Mengingat kejadian kemunculan satwa yang sudah berulang-ulang, kemungkinan tim akan melakukan upaya evakuasi dengan menggunakan kandang jebak," pungkasnya.
Artikel ini telah tayang di TribunPadang.com dengan judul Konflik dengan Harimau di Pasaman, BKSDA Sumbar Pasang Perangkap yang Kedua Hari Ini
Baca tanpa iklan